Dia menyatakan seluruh pemegang saham setuju dengan keputusan itu karena mengingat situasi pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia belum diketahui kapan akan berakhir.
"Apabila situasi covid sudah mulai mereda bisa sewaktu-sewaktu dibagikan dividen intern, yang tentunya tidak harus menunggu RUPS tahun depan pada RUPS berikutnya. Jadi diputuskan untuk menurunkan utang sampai Rp1 triliun dari hasil keuntungan tahun 2019," kata dia.
Dia menyebut, kinerja operasional dan keuangan perusahaan selama periode 2019 diterima dengan baik oleh seluruh pemegang saham.
"Diputuskan oleh pemegang saham diterima dengan baik, yaitu jalannya operasional dan keuangan perseroan diberikan persetujuan kepada seluruh komisaris dan direksi," kata dia.
(Dani Jumadil Akhir)