Emas menjadi kontributor terbesar penjualan dengan kontribusi 69% terhadap total penjualan Antam dengan nilai penjualan sebesar Rp6,41 triliun. Tercatat, hingga semester I-2020 segmen operasi Logam Mulia dan Permurnian mencatatkan laba usaha sebesar Rp495,16 miliar dengan tingkat penjualan emas mencapai 7,9 ton emas.
Baca juga: India Lockdown, Antam Sasar Pasar Eropa
Meski emas menjadi komoditas primadona di masa pandemi Covid-19, Antam melakukan revisi target untuk produksi komoditas feronikel, biji nikel, dan bauksit. April menuturkan, untuk feronikel perusahaan menargetkan produksi di angka 27.000 ton. Penjualan feronikel menjadi strategi bagi perusahaan menyusul larangan ekspor biji nikel ekspor.
"Di awal tahun kami belum menargetkan secara riil tetapi dengan kondisi yang ada sekarang, kami mencoba melakukan penjualan biji nikel karena didukung harga patokan mineral yang sudah dikeluarkan pemerintah," tuturnya.