BACA JUGA : Bayar Bunga Obligasi, Tunas Baru Lampung Siapkan Dana Rp11,55 Miliar
Kemudian sebesar 10% dana tersebut akan dipergunakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi operasional, 15% untuk pengembangan kegiatan pemasaran, 6% untuk kegiatan penjualan, 6% untuk pembelian mesin, dan sisanya untuk modal kerja.
Untuk aksi korporasi ini, perusahaan menunjuk PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Sementara itu, penjatahan akan dilakukan pada 3 September 2020 disusul, dan diharapkan saham perdana ini akan dicatat di Bursa Efek Indonesia pada 7 September 2020. (*)
(Fahmi Achmad)