MenkopUKM Harapkan UMKM dan Koperasi Mampu Bertahan dengan Memanfaatkan Perubahan Pasar

Agustina Wulandari , Jurnalis
Senin 07 September 2020 19:33 WIB
Foto : Dok.KemenkopUKM RI
Share :

Lebih lanjut MenkopUKM Teten mengatakan, dari sisi permintaan, pemerintah juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi UMKM untuk memasarkan produknya.

"Dalam APBN 2020 ada alokasi Rp307 triliun belanja K/L (Kementrian/Lembaga) yang bisa dimanfaatkan UMKM walaupun dalam pelaksananya masih di sekitar 8 persen. Karena itu KemenkopUKM juga bekerja sama dengan LKPP untuk mempercepat penyerapan itu," tuturnya.

Kerja sama juga dilakukan dengan Kementerian BUMN, di mana untuk pengadaan barang dan jasa, termasuk infrastruktur yang nilainya di bawah Rp19 miliar, dialokasikan untuk UMKM. Kebijakan itu saat ini baru diikuti 9 BUMN dan direncanakan diberlakukan pada seluruh BUMN pada 2021.

Pemerintah juga menyediakan sarana transformasi bagi UMKM untuk bisa masuk dalam pasar digital. "Kita akan dorong UMKM masuk ke marketplace. Belanja melalui marketplace akan jadi tren sehingga penting kita mempercepat transformasi digital UMKM terhubung dengan marketplace digital. Kita memberikan akses seluas-luasnya kepada UMKM tidak lagi jualan di sekitar tetangga, sekitar pasar, tapi juga terhubung dengan pasar yang lebih luas. Ini harus segera kita kerjakan bersama-sama," ucap Teten.

Di samping itu, ada UMKM yang masih bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang berhasil melakukan adaptasi dan inovasi produk sesuai dengan permintaan konsumen atau permintaan pasar.

"Kami sadari pentingnya saat ini UMKM untuk melakukan reorientasi bisnis, perencanaan bisnis yang lebih baik. Saya kira kalau kita punya kesadaran sosial untuk membeli atau belanja produk UMKM saya kira perputaran ekonomi akan sedikit membaik," imbuh Teten.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya