Dia menjelaskan, saat pandemi Covid-19 baru melanda Indonesia, dirinya bisa meraup omset dalam sehari hingga Rp2 juta. Namun, itu hanya berlangsung sebulan hingga dua bulan saja.
"Saat ini sehari dapat Rp200 ribu saja sudah bagus," ujarnya.
Dia menambahkan, kebijakan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang sedang menyosialisasikan pelarangan penggunaan masker scuba dan buff tak memengaruhi penjualan masker miliknya. Sebab selama ini memang penjualan masker sudah mengalami penurunan, ketika dibandingkan dengan masa awal-awal pandemi dahulu.
"Sebelum ada larangan itu, penjualan masker pun memang sudah mulai menurun," kata dia.
Menurut dia, rencana pelarangan scuba dan buff tak lantas membuat usahanya langsung gulung tikar. Karena dirinya masih bisa menjual jenis-jenis masker kain lainnya yang dinilai aman dalam mencegah penyebaran Covid-19.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)