Sebanyak Apapun Uang Negara Tak Bisa Pulihkan Ekonomi jika...

Fadel Prayoga, Jurnalis
Rabu 23 September 2020 12:30 WIB
Pemulihan Ekonomi RI Sulit Bila Jumlah Kasus Covid terus Bertambah. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Pemerintah berupaya memulihkan kondisi perekonomian akibat Covid-19. Salah satunya dengan mempercepat belanja kementerian dan Badan usaha Milik Negara (BUMN).

Namun, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menilai pembelanjaan anggaran pemerintah dan BUMN tak akan berguna bila angka kasus baru Covid-19 terus meningkat. Pemulihan ekonomi baru terasa bila angka yang terinfeksi Covid menunjukkan penurunan.

Baca Juga: Hal yang Harus Dipersiapkan jika Indonesia Resesi

"Tapi memang semua tergantung dari penanganan Covid-19.Berapapun belanja pemerintah dan BUMN, saya kira tidak mungkin juga mengembalikan kekuatan daya beli masyarakat," kata Teten dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (23/9/2020).

Sekarang ini pemerintah fokus memulihkan dunia usaha, khususnya di kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Karena kelompok itu mengalami pendapatan yang menurun.

Baca Juga: Hadapi Resesi, Sisihkan 30% Gaji untuk Dana Darurat

"Pemerintah punya program, membantu menyelesaikan masalah cash flow," ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya pun memberikan pendampingan kepada setip pelaku UMKM agar bisa berinovasi dan beradaptasi menghadapi perkembangan zaman.

"Kita juga ingin membantun penyerapan produk UMKM, karena saat ini yang mampu daya beli itu pemerintah dan BUMN," katanya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya