"Dengan mendorong realisasi investasi, kami bersama Menteri BUMN ke Korea Selatan untuk membahas hilirisasi EV (Electric Vehicle) battery,” pungkas Bahlil,"
Untuk diketahui, sejak 2015, Korea Selatan menjadi negara asal investasi terbesar ke-7 di Indonesia, setelah Singapura, Jepang, Tiongkok, Hongkong, Malaysia, dan Belanda. Korea Selatan membukukan total investasi mencapai US$7,7 miliar.
Berdasarkan data yang ada di Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) BKPM, investasi dari Korea Selatan pada periode tahun 2016 sampai semester I tahun 2020 didominasi oleh sektor Listrik, Gas, dan Air dengan nilai investasi sebesar USD944,3 juta, Industri Mesin, Elektronik, Instrumen Medis, Peralatan Listrik, Presisi, Optik, dan Jam Tangan sebesar USD902,5 juta, Industri Kimia dan Farmasi USD749,6 juta, Industri Barang Kulit dan Alas Kaki USD552,0 juta dan Industri Lainnya yang nilai investasi mencapai USD528,7 juta.
(Feby Novalius)