"Perusahaan Patungan tersebut didirikan dengan modal dasar senilai Rp2 miliar yang terbagi dalam 2.000 (dua ribu) lembar saham dengan nilai nominal per lembar saham Rp1 juta," ujarnya, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (1/10/2020).
Baca juga: Listing, Saham Selaras Citra Nusantara Meroket hingga 34,5%
Menurutnya, perseroan menempatkan dan menyetor 1.999 lembar saham yang merupakan bagian 99,95% dari seluruh saham Perusahaan Patungan atau senilai Rp1,99 miliar dan Christ Baby Kusmanto menempatkan dan menyetor 1 lembar saham yang merupakan bagian 0,05% dari seluruh saham Perusahaan Patungan atau senilai Rp1 juta.
Tumpal mengatakan, tujuan utama pendirian perusahaan patungan ini adalah membentuk anak usaha Perseroan yang bergerak dalam bidang perdagangan, termasuk kegiatan ekspor dan impor, atas peralatan listrik rumah tangga, sehingga perseroan, sebelum perseroan memutuskan untuk memproduksi setiap produk jadi, memiliki opsi untuk dapat mengimpor produk jadi, menjualnya secara langsung kepada pihak ketiga, kemudian menilai tanggapan dan tingkat penerimaan pasar terhadap produk jadi tersebut (hal ini tidak dapat dilakukan oleh perusahaan manufaktur, kecuali apabila perusahaan manufaktur telah memiliki izin khusus terlebih dahulu dari instansi terkait).