JAKARTA - PT Indofarma Tbk (INAF) segera menjual obat Covid-19 bermerek Desrem. Di mana, obat tersebut merupakan antivirus berbentuk serbuk injeksi liofilisasi yang mengandung zat aktif remdesivir.
Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto mengatakan, Rencananya hari ini perseroan akan jual harga Remdesivir dari Indofarma Rp1,3 juta. Produk yang akan kami pasarkan dalam waktu dekat adalah Desrem™ Remdesivir Inj 100mg, yang telah mendapatkan persetujuan Emergency Use Authorization (EUA) di Indonesia dan telah disetujuioleh BPOM melalui penerbitan Nomor Izin Edar yang sudah diterbitkan pada tanggal 30 September 2020," ujarnya.
Baca juga: BUMN Farmasi Segera Jual Antivirus Covid-19 Seharga Rp1,3 Juta
Sentimen positif tersebut mendapatkan apresiasi dari investor. Berdasarkan pantauan Okezone, Senin (5/10/2020), harga saham Indofarma naik Rp100 atau 3,28% ke Rp3.150 jeda siang ini.
Seperti diketahui, Desrem™ Remdesivir Inj 100mg akan mulai dipasarkan pekan depan, merupakan obat yang digunakan untuk penggunaan pada pasien rawat inap Covid-19 dalam kondisi sedang-berat. Kemudian untuk ketersediaan stock untuk bulan ini, sudah ada sebanyak sekira 400.000 vial dengan harga yang tentunya terjangkau oleh masyarakat.
Baca juga: Vaksin Corona dari China Bakal Didistribusikan Maret 2021, Ini Penjelasan Bos Indofarma
Dua anggota BUMN Holding Farmasi, yaitu PT Kimia Farma Tbk saat ini sudah mampu memproduksi obat untuk penanganan Covid-19, yaitu Favipiravir yang dapat dipergunakan untuk terapi Covid–19, hasil besutan dari PT Kimia FarmaTbk.
Selain Favipivar, PT Kimia Farma Tbk, dan anak usahanya, PT Phapros, Tbk, telah berhasil memproduksi juga beberapa obat untuk penanganan Covid-19 antara lain Chloroquine, Hydroxychloroquine, Azithromycin, Favipiravir, Dexamethasone dan Methylprednisolon.
(Fakhri Rezy)