“Kami ingin sampaikan bahwa kami di Kemenperin memiliki mekanisme ketat di dalam verifikasi. Khususnya berkaitan dengan jumlah kebutuhan garam atau gula untuk industri penggunanya. Kami menggunakan dan bekerja sama dengan pihak ketiga yang Sucofindo sehingga hasil verifikasi kami harap menjadi objektif,” ungkapnya.
Lebih lanjut Politikus Partai Golkar itu menegaskan tidak akan membiarkan garam impor untuk industri merembes ke pasaran sehingga mengganggu harga gula dan garam rakyat. Dia pun akan memberikan sanksi tegas bagi industri yang membocorkan gula dan garam impor ke pasaran.
“Kami tidak akan membiarkan seperti yang disampaikan pak Menko bahwa bahan baku yang diimpor oleh industri merembes ke pasar sehingga mengganggu petani gula dan garam. Ini akan kami berikan sanksi yang sangat tegas bagi industri yang sudah kami berikan izin impor bahan baku industri, dan malah salah gunakan untuk merembes ke pasar. Akan kami berikan sanksi tegas,” tegasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)