JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street menguat tajam pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis pagi WIB).
Kenaikan Wall Street setelah Presiden Donald Trump men-tweet dukungan untuk bantuan maskapai penerbangan dan langkah-langkah stimulus lainnya. Hal ini memicu harapan bahwa paket bantuan stimulus yang lebih kecil dapat disahkan oleh anggota parlemen.
Tercatat, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 530,70 poin lebih tinggi atau 1,9% ke level 28.303,46. Itu merupakan kenaikan satu hari terbesar bagi Dow sejak pertengahan Juli.
Sementara itu, indeks S&P 500 naik 1,7% menjadi 3.419,45 sedangkan indeks Nasdaq Composite naik 1,9% menjadi 11.364,60.
Baca Juga: Trump Stop Stimulus Rp32.000 Triliun, Wall Street Jatuh
Dalam serangkaian tweet Selasa malam, Trump mendesak Kongres untuk menyetujui dukungan stimulus seperti penggajian untuk maskapai penerbangan. Trump mengatakan bahwa uang dan bantuan untuk usaha kecil dapat dibayar dengan dana yang tidak terpakai dari stimulus sebelumnya. Trump juga akan mengevalusi stimulus USD1.200 untuk warga Amerika.
"Ini jelas bukan pertama kalinya kami melihat pasar bereaksi terhadap tweet Trump, dan mungkin ini bukan yang terakhir," kata Direktur Pelaksana produk perdagangan dan investasi di E-Trade Chris Larkin.
"Jungkat-jungkit yang telah kita lihat sejak penurunan kemarin hanyalah salah satu kasus dan titik untuk volatilitas yang mungkin kita hadapi saat mendekati Pemilihan Presiden," katanya.
“Meski begitu, dengan seruan Presiden Trump untuk bantuan kepada maskapai penerbangan, area pasar yang jelas terpukul paling parah, pedagang mungkin mengincar peluang bullish di saham siklus yang bergantung pada pemulihan ekonomi yang lebih cepat jika mereka bisa menahan roller coaster,” tambah Larkin.