JAKARTA - Investor Dan Loeb mendesak CEO Disney Bob Chapek untuk menyudahi pembayaran dividen tahunan sebesar USD3 miliar atau sekitar Rp44,16 Triliun (mengacu kurs Rp14.700 per USD). Dirinya meminta untuk mengalihkan anggaran dividen tersebut untuk modal guna membangun Disney+.
Pendiri Third Poin mengatakan, mengalihkan uang dividen ke platform film digital bisa menggandakan anggaran layanan streaming untuk konten yang original. Karena hal tersebut bisa mendatangkan para pelanggan baru dan juga bisa mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi.
Baca juga: Dihantam Covid-19, Disney Bakal PHK 28.000 Karyawan
Hal ini memiliki potensi yang cukup besar karena layanan bioskop yang tutup selama pandemi virus corona (covid-19). Dengan layanan ini, para pelanggan bisa menikmati film-film baru yang tayang perdana dari rumahnya.
"Setiap eksekutif Hollywood dapat menikmati film tayangan perdana dalam kenyamanan bioskop rumah mereka selama bertahun-tahun. Kami mendesak Anda untuk mendemokratisasikan pengalaman ini," ujarnya mengutip dari Business Insider, Kamis (8/10/2020).