Investor dapat mencermati beberapa komoditas, lanjutnya. Salah satunya adalah minyak yang persediaannya dikabarkan menurun di AS pada Q4. Sentimen ini dapat mendorong peningkatan harga minyak ke depan, di mana minyak telah melemah -32.92% YTD. Komoditas selanjutnya adalah batu bara dengan isu terkini masih dari pelarangan impor dari Tiongkok yang disebabkan oleh domestic oversupply. Dan yang terakhir adalah komoditas CPO yang diperkirakan akan mengalami penurunan produksi akibat fenomena La Nina yang menyebabkan curah hujan tinggi.
“Untuk sepekan ke depan, kami memperkirakan IHSG berpeluang untuk menguat dibandingkan melanjutkan pelemahan. Hal ini dikarenakan secara teknikal IHSG berpotensi bergerak menguat ke area 5,200-5,250 untuk membentuk wave B dari wave (B). Hal ini akan lebih terkonfirmasi apabila pergerakan IHSG dengan kuat menembus resistance yang berada di level 5,187,” kata Catherina.
Untuk memudahkan investor saham dalam memperoleh berita ekonomi dan pasar modal terkini, tim Riset MNC Sekuritas secara rutin menggelar Morning Meeting melalui YouTube Live MNC Sekuritas setiap hari pukul 08.15 – 08.45 WIB. Selain memperoleh rekomendasi saham, investor juga dapat bertanya langsung seputar saham yang dimiliki atau ingin dianalisa melalui kolom chat selama YouTube Live berlangsung. Subscribe channel YouTube MNC Sekuritas supaya mendapatkan notifikasi saat Live berlangsung setiap paginya! (kmj)
(Rani Hardjanti)