JAKARTA - Belum jelasnya rencana pemberian stimulus ekonomi di Amerika Serikat (AS) disebut akan mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) beberapa hari ke depan. Padahal, pemilihan presiden di negeri Paman Sam akan berlangsung pada 3 November 2020 mendatang.
Head of Investment PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe mengatakan, situasi ini masih akan sangat krusial dan mayoritas pihak meyakini bahwa stimulus ini tidak akan diberikan oleh Presiden Donald Trump sebelum pemilihan presiden.
Baca juga: IHSG Diprediksi Menguat, Saham EXCL hingga WSKT Jadi Rekomendasi
"Karena ini sudah krusial tapi memang ini pilihan sulit bagi Trump karena ketika stimulus ini diberikan akan menaikkan pamor Demokrat karena memang stimulus ini idenya dari Demokrat dulu dibanding Republik," ujar Kiswoyo dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (20/10/2020).