JAKARTA - Pemerintah memastikan saham BUMN masih dipercaya di pasar saham. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, saham BUMN sudah meningkat 19,71%. Bahkan indeks saham unggulan seperti indeks LQ41 kalah dengan saham BUMN.
"Salah satu yang hot di bursa saham bahwa saham BUMN meningkat 19,7%. Jadi artinya bahwa masyarakat percaya tansformasi BUMN," jelas Erick dalam video virtual, Selasa (17/11/2020).
Baca Juga: Jelang IPO, Airbnb Kehilangan Banyak Duit akibat Covid-19
Kata dia, jika di breakdown, saham yang menguat adalah perusahaan pelat merah di bidang farmasi. Di antaranya Kimia Farma, Bio Farma dan Indofarma yang terus menunjukkan pergerakan saham yang menghijau.
"Saham-saham BUMN Farmasi dikejar kayak Kimia Farma, Bio Farma dan Indofarma Tapi mereka harus konssiten dari roadmapd yang kita buat," jelasnya.
Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona positif pada sore hari ini. IHSG ditutup naik 35,07 poin atau 0,6% ke 5.529,94 atau 5.530.
Baca Juga: Selamat! Nasabah MNC Sekuritas jadi Investor Terbaik di IDX Islamic Challenge 2020
Pada penutupan perdagangan, Selasa (17/11/2020), terdapat 263 saham menguat, 220 saham melemah dan 198 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp10,15 triliun dari 12,33 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 8,37 poin atau 1% ke 881,81, indeks JII naik 6,11 poin atau 1% ke 593,68, indeks IDX30 naik 4,2 poin atau 0,9% ke 479,69 dan indeks MNC36 naik 3,24 poin atau 1,1% ke 310,55.
(Feby Novalius)