RIYADH - Para pemimpin negara anggota G20 mengumandangkan deklarasi mereka di akhir pertemuan G20 Riyadh Summit 2020, termasuk kesepakatan tentang langkah-langkah yang akan diambil untuk melindungi kehidupan dan membentuk masa depan yang lebih baik.
“Kami, para pemimpin negara-negara G20, bertemu untuk kedua kalinya di bawah kepemimpinan Saudi, bersatu dalam keyakinan kami bahwa aksi global yang terkoordinasi, solidaritas, dan kerja sama multilateral lebih diperlukan saat ini untuk mengatasi segala tantangan dan mewujudkan peluang di abad ke-21 untuk semua dengan memberdayakan manusia, menjaga planet, dan membentuk batas baru," ujar mereka dalam deklarasi resmi tertulis di Riyadh, Minggu (22/11/2020).
Baca Juga: KTT G20 Berakhir, Raja Salman Lempar Estafet ke Italia
Deklarasi tersebut selanjutnya menyerukan pemulihan dan masa depan yang lebih baik dengan mengadopsi kebijakan untuk memastikan konektivitas dan akses yang setara ke teknologi dan peluang untuk semua, dengan fokus pada wanita, pemuda, dan kelompok yang paling rentan.
"Kami mengambil tindakan segera dan luar biasa untuk mengatasi pandemi COVID-19 dan dampak kesehatan, sosial dan ekonomi yang terkait, termasuk melalui penerapan tindakan stabilitas fiskal, moneter dan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami mengakui peran imunisasi ekstensif sebagai barang publik global," tegas mereka.
Para pemimpin negara-negara G20 turut memuji kepemimpinan Saudi karena memulai diskusi tentang perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi kesenjangan dalam ke siap siagaan dan tanggapan pandemi global, termasuk proposalnya untuk membangun akses ke keperluan pandemi. Mereka juga berharap untuk melanjutkan diskusi ini selama kepemimpinan Italia nantinya.
Krisis akibat pandemi Covid-19 terus memberikan dampak ekonomi dan sosial yang tidak proporsional pada segmen masyarakat yang paling rentan, sehingga ini memperkuat kebutuhan untuk meningkatkan akses ke peluang bagi semua.
"Kami akan melanjutkan upaya kami untuk mengurangi ketidaksetaraan, menegaskan kembali komitmen kami sebelumnya untuk mendorong pertumbuhan inklusif," tambahnya.