IMF pun menyebut perlu adanya stimulus tambahan dari Bank Sentral. Meskipun, negara Uni Eropa telah menyelesaikan atau menyalurkan stimulus sebesar USD900 juta.
"Memperluas pembelian aset akan menjadi garis pertahanan pertama, tetapi opsi lain — termasuk pelonggaran lebih lanjut dari persyaratan Operasi Pembiayaan Ulang Jangka Panjang Bertarget dan penurunan suku bunga deposito juga harus dipertimbangkan," tulisnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)