Libur Panjang Akhir Tahun Batal dengan Investasi Bikin Untung, Simak 5 Faktanya

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 05 Desember 2020 10:31 WIB
Kalender (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk memangkas cuti bersama di akhir tahun 2020. Keputusan itu diambil mengingat jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air kerap mengalami peningkatan usai liburan panjang berlangsung.

Jumlah cuti bersama yang dipangkas sebanyak 3 hari dari, yaitu 28, 29 dan 30 Desember.

Bagi yang belum merencanakan libur panjang, alangkah baiknya dana untuk liburan bisimpan.

Berikut fakta-faktanya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

 Baca juga: Penampakan SKB 3 Menteri, Cuti Bersama Akhir 2020 Hanya 24 dan 31 Desember

1. Cuti Bersama Dipangkas

Pemerintah telah memutuskan memangkas libur akhir tahun karena ada peningkatan kasus Covid-19. Jumlah cuti bersama yang dipangkas sebanyak 3 hari dari, yaitu 28, 29 dan 30 Desember.

2. Libur Natal dan Tahun Baru 2021 Tetap Ada

Liburan Natal ditetapkan dari mulai tanggal 24 Desember hingga 25 Desember 2020. Sementara itu, liburan tahun baru 2021 dimulai dari 31 Desember hingga 1 Januari 2021.

"Tanggal 2 dan 3 Januari otomatis libur karena Sabtu dan Minggu," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy dalam konferensi pers secara virtual, Selasa 1 Desember 2020.

 Baca juga: Libur Akhir Tahun Dipangkas, Apa Dampaknya ke Ekonomi?

3. Alokasi Dana Liburan

Bagi yang bingung mengalokasikan dana yang sudah dianggarkan untuk kebutuhan liburan, simak tips di sini. Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho memberikan kiat-kiat khusus dalam mengalihkan dana liburan Anda yang batal.

Andy mengimbau agar simpan uang tersebut ke dalam bentuk tabungan agar bisa digunakan pada musim liburan berikutnya. Nantinya, dana yang bisa digunakan pun akan semakin besar karena ada tambahannya dari uang yang sekarang disisihkan.

 Baca juga: Dipangkas 3 Hari, Ini Jadwal Libur Akhir Tahun dan Cuti Bersama 2020

"Simpan dulu uangnya untuk digunakan pada musim liburan berikutnya. Justru dengan menabung dana yang ada maka dananya dapat diakumulasikan dengan dana untuk liburan berikutnya, sehingga dana untuk liburannya dapat makin besar," kata Andy kepada Okezone, Rabu (2/12/2020).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya