JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyediakan alternatif produk investasi dan sarana lindung nilai bagi investor, dengan melakukan soft launching dua produk derivatif, yaitu IDX30 Futures (Kontrak Berjangka Indeks Efek IDX30) dan Government Basket Bond Futures (Kontrak Berjangka Sekumpulan Surat Utang Negara).
Soft launching diadakan seiring dengan pemberlakuan Peraturan Perdagangan Bursa Nomor II-E tentang Perdagangan Kontrak Berjangka.
Baca Juga: 200 Emiten Baru Melantai di Bursa Efek China
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo mengatakan, produk IDX30 Futures dan Government Basket Bond Futures merupakan produk derivatif yang dapat digunakan sebagai sarana lindung nilai bagi investor.
"IDX30 Futures menggunakan underlying Indeks IDX30 sehingga dapat digunakan oleh investor untuk melakukan lindung nilai atas perdagangan ETF. Reksa dana yang menggunakan underlying Indeks IDX30, termasuk lindung nilai atas saham konstituen Indeks IDX30," ujar Laksono dalam video conference, Senin (7/12/2020).
Baca Juga: Solusi Bangun Indonesia Cetak Laba Rp438 Miliar, Melejit 120%
Selain digunakan sebagai sarana lindung nilai, IDX30 Futures juga dapat digunakan sebagai alternatif investasi bagi advanced investor untuk sarana profit management, baik saat keadaan pasar sedang bullish maupun bearish.
"Kontrak Berjangka sejatinya akan menjadi alternatif investasi yang preferable bagi investor, karena membutuhkan modal yang relatif kecil dibandingkan dengan berinvestasi pada instrumen lainnya. Modal yang dibutuhkan hanya sebesar marjin yang dipersyaratkan oleh Perusahaan Efek," kata dia.
Indeks IDX30 merupakan indeks yang bertujuan untuk mengejar risk dan return menyerupai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kapitalisasi pasar konstituen dari IDX30 mewakili lebih dari 50 persen kapitalisasi pasar dari IHSG. Indeks IDX30 juga merupakan indeks BEI yang paling banyak digunakan sebagai underlying dari produk reksa dana indeks, maupun ETF dengan jumlah 19 produk dan nilai aktiva bersih sebesar Rp8,7 triliun pada Oktober 2020.