JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Mohammad Arifin Firdaus dan Wendo Asrul Rose sebagai Direktur PT Angkasa Pura I (Persero).
Pengangkatan dilakukan saat kegiatan serah terima Surat Keputusan (SK) Direksi Angkasa Pura I pada Senin, (7/12/202).
Mohammad Arifin Firdaus diangkat menjadi Direktur SDM dan Umum menggantikan Adi Nugroho yang telah selesai masa jabatannya awal November lalu.
Sedangkan Wendo Asrul Rose diangkat kembali menjadi Direktur Operasi, setelah sebelumnya telah menjabat Direktur Operasi dan selesai masa jabatannya pada awal November lalu, bersamaan dengan selesainya masa jabatan Adi Nugroho sebagai Direktur SDM dan Umum.
Pengangkatan Mohammad Arifin Firdaus dan Wendo Asrul Rose sebagai Direktur dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-386/MBU/12/2020 tanggal 1 Desember 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Angkasa Pura I.
Baca Juga: AP I Rampingkan Manajer Bandara, Dirut: Bukan PHK
Dalam salinan SK tersebut, Erick melakukan pemberhentian dengan hormat Wendo Asrul Rose sebagai Direktur Operasi dan Adi Nugroho sebagai Direktur SDM dan Umum yang masing-masing diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-222/MBU/11/2015 tanggal 9 November 2015 jo. SK-155/MBU/08/2017 tanggal 11 Agustus 2017 terhitung sejak tanggal 9 November 2020.
Penyerahan salinan keputusan tersebut dilakukan oleh Pelaksana Tugas Asisten Deputi Bidang Kawasan, Logistik, dan Pariwisata Kementerian BUMN Endra Gunawan yang juga dihadiri secara virtual seluruh Direksi dan Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero) beserta pejabat dan pegawai Kementerian BUMN.
Pengangkatan ini merupakan hal yang ditunggu-tunggu, setelah sebelumnya jabatan ini sempat kosong selama sekitar sebulan dan dijabat oleh pelaksana tugas sementara.
"Mengingat akhir tahun kami akan menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru yang membutuhkan peran Direktur Operasi yang optimal," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.