JAKARTA - PT Jaya Perkasa Perkasa (JEKA) selaku distributor mur dan baut berencana melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) pada 2022 mendatang. Dana segar yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk ekspansi bisnis dan membuka pabrik.
Direktur Keuangan JEKA Meritha mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan seluruh tahapan dan kelengkapan dokumen untuk IPO. Targetnya, pada tahun depan semua sudah matang. Sementara ini, JEKA melakukan pembenahan manajemen internal terlebih dahulu.
Baca Juga: Airbnb Lanjutkan IPO meski Babak Belur Dihantam Corona
Dia menerangkan, langkah pertama adalah mengurus ISO 9001 dari SGS Indonesia. JEKA mengklaim sebagai satu-satunya distributor mur dan baut yang memiliki sertifikat ini. Dengan adanya ISO itu membuat kepercayaan konsumen semakin tinggi terhadap JEKA.
“Kami akan lepas sekitar 20-30 persen saham. Sebelumnya, tentu perusahaan akan diaudit terlebih dahulu. Untuk, underwriter-nya kami belum menentukan,” ujar Meritha di Jakarta, Selasa (87/12/2020).
Sementara itu, Direktur Marketing JEKA Charles menerangkan, untuk sampai ke tahapan IPO, pihaknya terus meningkatkan kemampuan pegawai, membenahi mekanisme kerja, meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan platform digital, dan relokasi tempat penjualan.
Baca Juga: Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak
Namun, JEKA belum mau membocorkan target besaran dana yang diperoleh dari IPO tersebut. IPO ini, menurutnya, diperlukan dalam ekspansi untuk pengakuan brand dan eksistensi perusahaan.