JAKARTA - Daftar perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) masih berlanjut hingga akhir 2020. Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), setidaknya masih ada 20 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham.
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sampai dengan tanggal 8 Desember 2020, pencatatan saham telah dilakukan PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU). Adapun 11 perusahaan di antaranya diprediksi akan melakukan IPO pada Desember 2020.
Baca Juga: Airbnb Lanjutkan IPO meski Babak Belur Dihantam Corona
"Rincian kategori aset, dua perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar) dan sembilan perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp250 miliar)," ujar Nyoman dalam keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).
Baca Juga: Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak
Dari 11 perusahaan yang diperkirakan akan melakukan IPO pada bulan Desember 2020, terdapat sektor perdagangan, jasa, dan investasi dengan jumlah tiga perusahaan. Sektor industri barang konsumen, sektor agrikultur dan sektor aneka industri masing-masing dengan jumlah dua perusahaan.
Selain itu, sektor keuangan serta sektor properti, real estate dan konstruksi bangunan masing-masing terdapat satu perusahaan yang terdapat dalam pipeline BEI.
(Feby Novalius)