JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bisa terkoreksi. Terutama pada awal tahun 2021.
CEO AMTA Angelo Michel mengatakan efek Januari yang akan sebentar lagi bisa membuat IHSG nanti bisa terkoreksi. Hal ini dikarenakan investor menunggu sentimen pada awal tahun nanti.
Baca juga: IHSG Bergerak Malu-Malu, Naik 0,09 ke 6.119 Jeda Siang Ini
" Kalau sekarang terkoreksi sih nampaknya tidak akan berlanjut. Namun awal Januari bisa IHSG terkoreksi," ujar Angelo dalam Market Opening IDX Channel, Jumat (18/12/2020).
Kata dia, IHSG juga tengah menembus trend penguatan pada akhir tahun. Hal ini dikarenakan adanya penetapan suku bunga yang ditahan. Serta, berutan vaksinisasi yang bakal dilakukan pada akhir tahun.
Baca juga: IHSG Berpotensi Melemah, Tenang Itu Koreksi Bikin Senang
" Saat ini trend IHSG masih bisa menguat untuk akhir tahun," tandasnya.
Seperti diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak bergerak banyak hingga jeda siang ini. IHSG ditutup menguat naik 5,3 poin atau 0,09% ke 6.118,68 atau 6.119.
Pada penutupan sesi I perdagangan, Jakarta, Jumat (18/12/2020), mayoritas sektor penopang IHSG alami penguatan. Di mana, sektor yang melonjak paling tinggi di perkebunan yang naik 1,93%.
Sementara itu, ada 2 sektor yang mengalami penurunan. Adapun sektor tersebut adalah sektor infrastruktur turun 0,15% dan sektor keuangan turun 0,59%.
(Fakhri Rezy)