JAKARTA – Mengelola keuangan bulanan untuk memenuhi kebutuhan perlu dilakukan. Pengelolaan tersebut bisa dilakukan dengan membuat anggaran mingguan dan bulan.
Anggaran mingguan dan bulanan dapat membantu seseorang untuk mengelola dan menentukan keputusan penggunaan uang agar tidak terjadi pemborosan yang fatal. Kemudian, pembuatan anggaran ini akan membuat sikap disiplin keuangan dimiliki oleh pembuatnya.
Dilansir dari The Balance, Jakarta, Sabtu (26/12/2020), membuat anggaran merupakan bagian penting dari fondasi keuangan yang kuat. Tanpa gambaran yang akurat tentang apa yang masuk dan keluar, uang akan mudah dikeluarkan sehingga kondisi keuangan tidak dapat dikontrol dengan baik.
Baca Juga: Liburan Meriah di Rumah, Dijamin Kantong Tak Jebol
Berikut ini terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat anggaran mingguan dan bulanan supaya kondisi keuangan dapat diawasi dengan baik.
1. Mencantumkan Penghasilan
Mulailah untuk mencari tahu penghasilan yang diperoleh setiap bulan. Tambahkan semua sumber pendapatan yang dapat diandalkan: gaji dari pekerjaan, tunjangan, tunjangan anak, dan banyak lagi.
Jika Anda mendapatkan uang tunai dari pekerjaan sampingan, tetapi tidak secara teratur, jangan letakkan uang itu sebagai pendapatan dalam anggaran. Anggaran harus menjadi dokumen yang dapat diandalkan.
2. Cantumkan Pengeluaran
Gunakan laporan bank dan kartu kredit untuk mengetahui apa yang biasanya dibelanjakan setiap bulan. Meninjau pengeluaran dapat membantu menemukan kategori pengeluaran yang mungkin dilewatkan.
3. Hitung Penghasilan Bersih
Pendapatan bersih adalah apa yang tersisa setelah semua tagihan dibayar. Hitung pendapatan bersih dengan mengurangkan pengeluaran dari pendapatan bulanan. Tuliskan angkanya, meskipun negatif.
Dengan begitu, kondisi keuangan akan tetap terjaga baik dan seluruh tagihan yang perlu dibayar dapat dilunasi.
4. Sesuaikan Pengeluaran
Jika pendapatan bersih negatif, berarti penganggaran uang telah menghabiskan lebih banyak dari pendapatan dan harus melakukan perbaikan. Jika tidak, seseorang mungkin harus menggunakan kartu kredit, meminjam uang, atau mencairkan akun untuk melewati bulan tersebut.
Evaluasi pengeluaran dengan menggunakan analisis "keinginan vs. kebutuhan". Kurangi atau hilangkan pengeluaran di area "keinginan" tersebut untuk memberi lebih banyak ruang untuk hal-hal yang "perlu" dibelanjakan.
5. Lacak Pengeluaran
Melacak pengeluaran dapat membantu seseorang lebih waspada untuk mengeluarkan uang terlalu banyak dan dapat menyesuaikan anggaran guna mengimbangi pengeluaran tambahan. Jika meningkatkan anggaran di satu area, turunkan di area lain agar anggaran tetap seimbang.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)