JAKARTA – Pasar modal Indonesia diyakini perlahan mulai pulih di tahun ini. Hal ini seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian Indonesia. Adapun sentimen positif atas capaian-capaian program penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi di tahun 2020 menghadirkan optimisme berbagai pihak untuk memulai langkah di tahun 2021. Selain dari aspek kesehatan, sentimen positif hadir dari aspek ekonomi, baik pada sektor riil maupun pasar modal.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan BEI menargetkan 30 perusahaan akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dan akan meningkat seiring pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: E-IPO Bisa Jaring Investor Ritel Lebih Banyak
“Optimisme di tahun 2021 melandasi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, di mana capaian program pemulihan ekonomi di tahun 2020 memberikan sentimen positif dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (4/1/2021).
Baca Juga: IPO, FAP Agri Jadi Pendatang Pertama BEI di 2021
Ekonomi global diprediksi tumbuh di kisaran 4,2% hingga 5,2% di tahun 2021. Sejalan dengan ini, Bank Dunia juga mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia bakal tumbuh sebesar 4,4% di tahun 2021.
"Pemerintah sendiri memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh di kisaran 4,5% sampai 5,5%," katanya.