JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS pada pasar spot sore ini ditutup menguat. Padahal pemerintah baru saja mengumumkan pembatasan baru atau PSBB diperketat pada aktivitas masyarakat di Jawa dan Bali, guna membatasi penyebaran Covid-19.
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 20 poin ke level Rp13.895 dari penutupan sebelumnya di level Rp13.915 per USD.
Baca Juga: PSBB Jawa-Bali Bikin IHSG Loyo
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, penguatan tipis Rupiah sore ini ditopang oleh membaiknya data ekonomi baik eksternal, maupun internal. kemudian hal itu ditopang dengan adanya penanganan Covid-19 dari pemerintah.
"Adapun pembatasan yang akan dilakukan adalah pertama, membatasi Work From Office (WFO). WFO hanya menjadi 25% dan Work From Home (WFH) menjadi 75%. Kedua, kegiatan belajar mengajar masih akan daring," kata Ibrahim di Jakarta, Rabu (6/1/2021).
Baca Juga: PSBB Jawa-Bali, Pengusaha: Mal Akan Banyak yang Tutup dan Dijual
Keempat, dilakukan pembatasan jam buka pusat perbelanjaan alias mal sampai jam 19.00 WIB. Untuk restoran 25% dan pemesanan makanan harus take away, atau delivery. Kelima, konstruksi masih tetap berjalan 100% dengan protokol kesehatan ketat dan rumah ibadah dibatasi 50%.
Dia juga menyampaikan, Bank Dunia memprediksi ekonomi Indonesia tumbuh 4,4% pada 2021 yang dalam laporan Bank Dunia bertajuk "Global Economic Prospects" edisi Januari 2021.