Sebelumnya, fenomena pembelian saham memakai uang utang ramai diperbincangkan. Bahkan banyak investor pemula yang rela menggadaikan BPKB atau surat tanah agar bisa berinvestasi di saham.
Namun menurut Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah, investor saham yang menggunakan sumber dana utang sebenarnya bukan hal yang baru.
"Walaupun sangat berisiko dan seharusnya dihindari. Besar kecilnya risiko penggunaan utang dalam investasi saham akan bergantung kepada jenis utang yang digunakan," katanya.
(Feby Novalius)