Menakar Saham Big Hit di Tengah Euforia BTS

Dian Ayu Anggraini, Jurnalis
Minggu 24 Januari 2021 20:29 WIB
BTS (Foto: Big Hit Entertainment)
Share :

JAKARTA – Pandemi Covid-19 telah berimbas secara multidimensi, tanpa terkecuali bagi industri musik. Namun, Big Hit Entertainment (BHE), perusahaan manajemen superstar boygroup K-pop BTS, justru mengalami booming pada tahun 2020.

Dilansir dari Variety, Minggu (24/1/2021), BTS mulai menembus pasar musik Amerika Serikat (AS) pada tahun lalu. Mereka berhasil mendapatkan peringkat No. 1 di Billboard Hot 100, keuntungan besar-besaran dari YouTube, nominasi Grammy, dan penjualan album dengan waktu yang cepat.

Baca Juga: Segini Kekayaan Anggota BTS, Siapa yang Paling Kaya?

Meledaknya single hits BTS yang berjudul "Dynamite," bertepatan dengan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) BHE. Walhasil sentimen ini menjadi dewi forutuna pada pertengahan Oktober 2020 bagi saham BHE.

Kala itu, harga saham ditawarkan di atas proyeksi, senilai KRW135.000 atau sekitar USD122, yang juga setara dengan Rp1,7 juta (kurs Rp 14,021.11 per USD) per unit.

Baca Juga:Tampilan Perdana Big Hit Entertainment Guncang Lantai Bursa

Investor ritel asal Korea mengalami permohonan 600 kali lipat dari porsi yang dialokasikan kepada mereka.

Pada perdagangan awal, saham BHE pun melonjak tinggi di harga KRW258,000. Hal ini didorong oleh euforia dan aksi penggemar BTS yang rela membeli saham dengan harga berapa pun juga.

Namun, di hari berikutnya harga saham justru jatuh ke KRW199.000. Sekitar 23% lebih rendah dari puncak perdagangan hari pertama. Pada akhir Oktober, saham kembali terpersok ke KRW144.000.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya