Wall Street Rebound Ditopang Emiten Teknologi 'Kelas Berat'

Fakhri Rezy, Jurnalis
Jum'at 29 Januari 2021 07:33 WIB
Wall Street (Reuters)
Share :

NEW YORK - Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis (28/1/2021) waktu setempat. Bursa saham AS rebound setelah penurunan tajam di sesi sebelumnya.

Kenaikan tersebut karena musim laporan keuangan dimulai dengan awal yang kuat. Selain itu kekhawatiran berkurang di sekitar hedge fund yang menjual posisi buy untuk menutupi posisi short.

 Baca juga: Wall Street Anjlok Gegara The Fed Tahan Suku Bunga

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (29/1/2021), Dow Jones Industrial Average naik 300,19 poin, atau 0,99%, menjadi 30.603,36, S&P 500 naik 36,61 poin, atau 0,98%, menjadi 3.787,38 dan Nasdaq Composite bertambah 66,56 poin, atau 0,5%, menjadi 13.337,16.

Emiten kelas berat, termasuk Microsoft Corp, Amazon.com, dan Alphabet Inc, termasuk pendorong terbesar ke S&P 500. Sehari setelah tiga indeks utama AS mengalami penurunan persentase harian terbesar dalam tiga bulan.

 Baca juga: Wall Street Bervariasi, Indeks S&P dan Nasdaq Catat Rekor Tertinggi

Apple melaporkan penjualan dan laba kuartal liburan yang mengalahkan ekspektasi Wall Street. Namun, saham pembuat iPhone tersebut turun 3,50% setelah naik sekitar 7% untuk memulai tahun.

Dengan musim pendapatan triwulanan yang berjalan lancar, para pelaku pasar telah melihat apakah perusahaan dapat membenarkan penilaian tinggi, dengan rasio harga-ke-pendapatan ke depan pada indeks acuan S&P mendekati tertinggi 20 tahun di hampir 22,7.

“Pada umumnya kejutannya positif, bahkan lebih dari biasanya dan pada umumnya perusahaan besar menunjukkan leverage operasi yang positif di mana mereka dapat meningkatkan pendapatan sedikit lebih cepat daripada kemampuan mereka untuk meningkatkan pendapatan,” kata Ellen Hazen, portofolio manager di FLPutnam Investment Management di Wellesley, Massachusetts.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya