Hati-Hati dengan Awan Ini, Bisa Ganggu Penerbangan hingga Maret 2021

Giri Hartomo, Jurnalis
Selasa 02 Februari 2021 22:04 WIB
Pesawat (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta kepada industri penerbangan dan pelayaran untuk berhati-hati. Mengingat, cuaca ekstrem yang masih akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, dalam jangka pendek, beberapa hari masih berpotensi tinggi untuk terjadinya pembentukan awan Cumulonimbus (CB). Tentunya hal ini akan mempengaruhi penerbangan di tanah air.

Berdasarkan perkiraan BMKG, awan CB dengan persentase cakupan spasial maksimum antara 50-75% selama 7 hari ke depan, diprediksi akan terjadi di beberapa daerah Dari mulai beberapa wilayah di Sumatera, Jawa, hingga Papua.

"Terutama transportasi udara dan laut, ini karena pembentukan awan-awan CB (Cumulonimbus)," ujarnya dalam acara Webinar waspada Cuaca Ekstrem di Sektor Transportasi', Selasa (2/2/2021)

Sementara untuk sektor pelayaran juga perlu berhati-hati atas cuaca ekstrim yang bakal terjadi. Karena berdasarkan data BMKG, pada periode 31 Januari hingga 2 Februari 2021 gelombang tinggi masih akan terjadi.

Adapun rinciannya, gelombang tinggi dengan kategori ketinggian 2,5 hingga 4 meter akan terjadi di beberapa daerah seperti Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh - Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Samudra Hindia Sumatra, Selat Sunda bagian selatan, Selat Sumba barat, Selat Sape baggian selatan. Lalu ada Laut Sawu, Selat Ombai, Laut Natuna Utara, perairan Kepulauan Anambas - Kepulauan Selayar, Perairan Kepulauan Selayar, Perairan Flores, Laut Flores, Laut Banda bagian selatan.

Kemudian ada juga Perairan Kepulauan Letti - Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kei - Kepulauan Aru, Laut Sulawesi bagian timur, Perairan Kepulauan Sangihe, Laut Maluku bagian utara, Perairan Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat, Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.

Sedangkan untuk kategori Very Rough Seas atau Sangat Tinggi dengan ketinggian gelombang 4 meter hingga 6 meter dapat terjadi di Perairan selatan Jawa hingga Pulau Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Perairan selatan Pulau Sawu - Pulau Rote, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, Perairan Kepulauan Talaud, Samudra Pasifik utara Halmahera, Laut Arafuru.

"Dengan kondisi dinamik atmosfer yang kami jelaskan tadi masih sangat intensif puncaknya di Januari, Februari untuk wilayah Indonesia Barat atau tengah, tetapi wilayah Indonesia lainya baru mulai puncak maret jadi panjang rentannya," jelasnnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya