JAKARTA - PT Pertamina (Persero) berencana initial public offering (IPO) anak usahanya di 2021. Langkah ini merupakan upaya Pertamina untuk meningkatkan transparansi dan profesionalitas dari unit usaha Pertamina.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan, rencana IPO sudah pasti melalui kajian yang matang.
"Semua pasti sudah melalui kajian yang matang," ujarnya ketika dihubungi MNC News Portal Kamis (4/2/2021).
Baca Juga: Pertamina Cetak Laba Rp14 Triliun pada 2020
Dia menuturkan, rencana IPO ini sudah mendapat restu dari Dewan Komisaris. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait subholding mana yang akan lebih dulu IPO.
"Pasti lewat Dekom (Dewan Komisaris). Jelasnya hubungi dirut atau corcom," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan, langkah IPO anak usaha akan membuat proses bisnis perseroan lebih transparan dan efisien.
"Di kuartal III - kuartal IV kami akan IPO salah satu unit bisnis kami," ujarnya.
Baca Juga: Pertamina Incar Laba Bersih Rp28 Triliun Tahun Ini
Namun Nicke belum menyebut subholding mana yang akan lebih dulu IPO. Perseroan juga berencana melakukan aksi korporasi lainnya di bisnis hulu seperti akuisisi, divestasi, dan menggandeng mitra dengan perusahaan global demi menggenjot produksi migas nasional.
"Kita akan konsolidasikan dengan BUMN lain dan pemerintah untuk meningkatkan energi baru terbarukan khususnya geothermal, biomassa, biogas, dan pembangkit listrik tenaga surya," tuturnya.