Hal itu menurutnya sekaligus untuk memastikan progres penanganan pandemi Covid-19, yang diharapkan bisa segera mereda dengan adanya program vaksinasi yang saat ini masih digencarkan oleh pemerintah.
"Mudah-mudahan Covid-19 mereda, dan revenue kami kembali normal. Karena nantinya valuasi itu akan berdasarkan pada revenue dan cash low dari sub holding," ujarnya.
(Feby Novalius)