Mentan: 12 Komoditas Pangan Strategis Aman Selama Puasa-Lebaran

, Jurnalis
Kamis 18 Maret 2021 15:15 WIB
Pasar Tradisional (Foto: Okezone)
Share :

Renny menyesalkan pernyataan Mendag bahwa impor beras tidak akan menurunkan harga gabah karena fakta di lapangan, banyak laporan dari daerah terkait harga gabah yang sedang panen, ternyata jauh di bawah HPP.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso dalam Rapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Senin (15/3), mengaku kesulitan dalam menyalurkan beras yang ada di gudang milik perseroannya apabila harus melakukan impor lagi sebesar 1 juta ton sebagaimana yang telah direncanakan pemerintah.

Budi Waseso melaporkan persediaan beras per 14 Maret 2021 di gudang Bulog mencapai 883.585 ton dengan rincian 859.877 ton merupakan stok cadangan beras pemerintah (CBP), dan 23.708 ton stok beras komersial.

Dari jumlah stok CBP yang ada saat ini, Dirut Bulog mengungkapkan terdapat beras turun mutu eks impor tahun 2018 sebanyak 106.642 ton dari total impor beras tahun 2018 sebesar 1.785.450 ton.

Pada Maret 2020, lanjutnya, beras impor tahun 2018 masih tersisa sekitar 900 ribu ton. Beras tersebut kemudian digunakan untuk penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial dan bantuan langsung dalam menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi.

Namun beras tersebut hanya tersalurkan sekitar 450 ribu ton dari alokasi sebanyak 900 ribu ton. Sisanya, hingga kini sebanyak 275.811 ton beras impor tahun 2018 masih tersimpan di gudang Bulog dengan 106.642 ton di antaranya sudah mengalami turun mutu.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya