Puri Global Sukses Alami Penurunan Laba 38,5% Sepanjang 2020

, Jurnalis
Kamis 25 Maret 2021 12:07 WIB
Laba Puri Global Turun pada 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,313 miliar pada 2020 atau turun 38,85% dibanding 2019 yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp11,96 miliar. Akibatnya, laba per saham dasar turun menjadi Rp8,48, dibandingkan di akhir 2019 yang mencatat laba per saham senilai Rp209,87. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan dipublikasi di Jakarta, kemarin.

Sementara total pendapatan sepanjang tahun 2020 tercatat sebesar Rp75,82 miliar atau tumbuh 4,83% dibanding 2019 yang tercatat sebesar Rp72,39 miliar. Tapi, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp49,557 miliar atau tumbuh 4,39% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp47,469 miliar.

Baca Juga: Bergerak Liar, BEI Pelototi Saham PURI

Sehingga laba kotor tumbuh 5,64% menjadi sebesar Rp26,263 miliar. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Kamis (25/3/2021).

Hanya saja, pada 2020 perseroan mencatatkan beban penjualan dan pemasaran sebesar Rp8,049 miliar atau naik 146,29% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp3,268 miliar. Sedangkan pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp119,405 miliar atau naik 77,61% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp67,988 miliar.

Baca Juga: IHSG Bertahan di Zona Hijau, Naik 0,25% ke 6.224

Adapun total kewajiban tercatat sebesar Rp100,94 miliar atau turun 2,6% dibanding akhir tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp103,63 miliar.

Hasilnya, aset perseroan tercatat sebesar Rp220,35 miliar atau naik 28,65% dibanding akhir tahun 2019 yang tecatat sebesar Rp171,62 miliar. Kemudian arus kas diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus Rp59,7 miliar atau membengkak dibanding akhir tahun 2020 yang tercatat minus Rp56,75 miliar.

Di tahun lalu, perseroan melalui anak usahanya PT Puri Karya Bersama telah mengakuisisi pembelian lahan seluas 20.460 meter persegi atau 2,46 hektare di Batam seharga Rp40,92 miliar.

Perseroan menyebutkan pembelian lokasi lahan terletak di Kecamatan Bengkong, Jalan Pasir Putih Sei Panas atau biasa disebut Belakang Mondial Batam Centre akan meningkatkan cadangan lahan yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha perseroan dan perusahaan anak di masa datang.

Untuk diketahui, PURI melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 September 2020. Perusahaan properti asal Batam ini menjadi emiten ke-41 Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020. PURI melepas 200 juta saham dengan harga penawaran Rp170. Porsi tersebut mewakili 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya