Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Isu Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 08 Juni 2026 |08:01 WIB
6 Fakta Isu Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo
6 Fakta Isu Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said Iqbal Jadi Penasihat Prabowo (Foto: Kemenkeu)
A
A
A

JAKARTA - Isu reshuffle Kabinet Merah Putih kembali menguat. Kabar yang menghebohkan yaitu Purbaya Yudhi Sadewa mundur dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu).

Kabar ini mengemuka pada Kamis 4 Juni 2026. Menurut kabar yang beredar, Purbaya akan digantikan dengan Chatib Basri. Meski pada akhirnya kabar ini dibantah Purbaya dan Istana.

Selain itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberi sinyal bahwa Presiden Partai Buruh Said Iqbal akan masuk menjadi anggota Kabinet Merah Putih.

Berikut ini Okezone rangkum fakta-faktanya, Jakarta, Senin (8/6/2026).

1. Isu Purbaya Mundur dari Menkeu

Purbaya menegaskan bahwa dirinya tidak mengajukan pengunduran diri sebagai Menkeu. "Ha ha ha enggak bener lah," kata Purbaya saat dikonfirmasi langsung oleh awak media, Kamis (4/6/2026).

Purbaya juga membantah dirinya terkena isu reshuffle oleh Presiden Prabowo Subianto. Purbaya menegaskan bahwa isu reshuffle dari kursi bendahara negara yang beredar hanya rumor semata.

"Tidak ada. Itu rumor," tegas Purbaya.

Sebelumnya, beredar informasi yang menyebutkan bahwa posisi Menteri Keuangan akan mengalami pergantian pada Kamis sore.

"Jam 15.00 Menkeu Purbaya akan diganti," tulis informasi yang beredar.

Dalam informasi itu, juga beredar kabar bahwa Purbaya akan digantikan oleh Chatib Basri, Mantan Menkeu periode 2013-2014. Selain Chatib, Budi Gunadi Sadikin yang saat ini menjabat sebagai Menteri Kesehatan juga ikut diisukan menggantikan Purbaya.

2. Istana Bantah Isu Pengunduran Diri Purbaya

Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu pengunduran diri Purbaya dari Menteri Keuangan.

"Enggak ada, enggak ada (pengunduran diri Menkeu)," tegas Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Prasetyo juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo tidak berencana untuk melakukan pergantian kabinet atau reshuffle kursi Menkeu dalam waktu dekat. "Saya kira tadi sore juga sudah disampaikan oleh beliau juga kan tidak ada, tidak ada rencana pergantian," ujarnya.

Prasetyo menegaskan bahwa yang saat ini diperlukan adalah memperkuat koordinasi antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, hingga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Justru yang sekarang kita perlukan adalah saling apa namanya koordinasi yang erat, yang intens antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan tentu di bawah koordinasi Kemenko Ekonomi gitu," tegasnya.

Prasetyo kembali menegaskan tidak ada rencana untuk melakukan reshuffle Menkeu. "Jadi enggak ada, enggak ada rencana itu, belum ada rencana itu," katanya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement