JAKARTA - Mempersiapkan dana pensiun sejak dini memiliki tantangan tersendiri. Terkadang, orang lebih memprioritaskan aspek finansial lain dalam jangka pendek, berbeda dengan dana pensiun yang dirasa kurang mendesak. Alhasil, orang pun sering menunda-nunda untuk menyiapkan dana pensiun.
Selain itu, menabung untuk masa pensiun membutuhkan waktu yang sangat lama, sampai puluhan tahun. Tabungan tersebut rentan untuk digunakan ketika terdapat desakan finansial, misal untuk membayar hutang atau membeli rumah. Padahal, dana pensiun sangat penting untuk menjamin kenyamanan hidup dan memiliki cukup uang untuk menafkahi anak-anak.
Kekhawatiran tidak bisa menabung untuk masa pensiun juga dirasakan masyarakat Amerika. Survei yang dilakukan LearnVest dan Chase Blueprint menyebutkan kekhawatiran finansial nomor satu orang Amerika adalah apakah mereka bisa menabung untuk masa pensiun atau tidak.
Baca Juga: Yuk Mulai Siapkan Tabungan Pensiun, Banyak Manfaatnya Lho
Sekitar sepertiga pria dan wanita menyebutkan hal itu sebagai perhatian utama untuk membayar hutang dan memiliki cukup uang untuk hidup nyaman.
Berikut beberapa kesulitan dan kesalahan persepsi yang biasanya muncul ketika mempersiapkan dan menabung dana pensiun, beserta solusinya dilansir dari Real Simple, Jakarta, Kamis (25/3/2021).
1. Merasa tidak memiliki alokasi untuk menabung dana pensiun
Lebih dari satu dari empat wanita dalam survei LearnVest mengatakan mereka tidak punya uang untuk dialokasikan ke dana pensiun. Itu adalah mitos belaka. Mulailah memotong pengeluaran dari nominal terkecil, seperti uang untuk makan siang. Misal alokasi untuk makan siang di kantor setiap hari adalah Rp25.000, jika bisa membawa bekal dari rumah, maka uang tersebut bisa ditabung untuk dana pensiun.
2. Masih banyak waktu untuk memulai tabungan untuk masa pensiun
Ini adalah godaan terbesar untuk menyiapkan dana pensiun. Karena merasa waktu pensiun masih panjang, orang selalu tergoda untuk menunda sampai akhirnya menyesal karena dana yang terkumpul sedikit.
Pertimbangkan hal ini untuk motivasi menabung: semakin lama menunda menabung untuk masa pensiun, maka akan sedikit uang yang terkumpul dan dan semakin sulit untuk menabung setelah tidak ada pemasukan.