Sementara President and Representative Director Taiheiyo Cement Corporation, Masafumi Fushihara menjelaskan, HMETD akan dilakukan setidaknya pada Juli 2021 sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia dan ketentuan rights issue di Jepang.
“Harga pembelian saham ditetapkan Rp2.300 per saham atau maksimal USD220 juta. Nilainya akan disesuaikan dengan kurs saat transaksi dengan minimum akuisisi saham sebesar 15%,” tulis Fushihara dalam keterangan resminya.
Sebagai informasi, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk berharap tahun ini terjadi kenaikan seiring dengan program vaksinasi Covid-19. Disamping itu, perseroan menyiapka belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 500 miliar. Di mana, dananya berasal dari kas internal. Adapun, penggunaan capex, sebagian besar untuk biaya pemeliharaan dan penguatan infrastruktur logistik perseroan.
Di tahun 2020 keemarin, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 650,98 miliar, naik dari periode sama tahun sebelumnya Rp 499,05 miliar. Namun, pendapatan turun menjadi Rp 10,10 triliun pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,05 triliun.
Sementara, laba per saham dasar dan dilusi naik menjadi Rp 85 pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 65. Perseroan pun mengantongi kas dan setara kas Rp 526,81 miliar pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 386,75 miliar.
(Fakhri Rezy)