Lanjut dia, dengan adanya kebijakan stimulus terutama dari Presiden Joe Biden di Amerika Serikat (AS) terkait menaikkan pajak perusahaan, itu diharapkan dapat menambah foreign cashflow yang akan masuk ke dalam negeri.
Baca juga: IHSG Terkoreksi, Saham Sektor Konstruksi Malah Menghijau
“Emerging market menjadi lebih menarik, khususnya di Indonesia. Karena kasus Covid di negara kita dibandingkan di negara-negara Asia dalam beberapa waktu ke belakang penanganan kita cukup baik,” ujar Kenji.
Sementara itu, pergerakan IHSG dinilai masih cenderung sideways dan terlihat masih terdapat tekanan. Oleh karena itu, dia menyarankan bagi investor yang ke arah shortterm lebih baik wait and see terlebih dulu. Akan tetapi, untuk investor yang mid to long term bisa mengambil posisi.
(Fakhri Rezy)