Anggota Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika menilai usulan harga ICP tahun anggaran 2022 sebesar USD55 - USD65 per barel sangat realistis. Hal ini telah mempertimbangkan beberapa analisa dari lembaga internasional yang melihat bahwa kondisi Covid-19 masih belum begitu jelas hingga tahun depan sehingga kemungkinan besar tahun 2022 akan sama harganya dengan 2021.
"Range yang disampaikan Kementerian ESDM antara USD55-65 per barel itu sangat realistis. Cuma terlalu lebar. Menurut saya angka USD60 per barel itu angka yang realistis," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)