"Per tablet Rp7.500, kalau dibutuhkan lima tablet aja ya lima tablet saja, jadi bisa per tablet," katanya.
Tudingan sebelumnya bahwa kelangkaan Ivermectin dikaitkan dengan langkah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang melakukan pemblokir kepada PT Harsen Laboratories, perusahaan pemasok obat tersebut.
Menanggapi hal ini, Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, pihaknya akan terus menjaga keberadaan obat cacing tersebut di pasaran.
Selain PT Harsen, ada beberapa industri farmasi lainnya yang juga memproduksi Ivermectin dan akan segera mendapat izin edar, sehingga ketersediaan obat tersebut di pasar tetap ada.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)