Untuk bahan baku vaksin Sinovac yang diterima Bio Farma mencapai 105,5 juta. Rencananya, pada Agustus 2021 mendatang perusahaan asal China itu mensupply 40 juta dosis, kedatangan 35,4 juta dosis pada September, dan 35 juta dosis pada Oktober, dan November akan ada 30,9 juta bahan baku tambahan.
"Saya rasa begini, suka tidak suka hari ini kita masih bergantung pada vaksin impor. Tetapi sesuai dengan arahan bapak Presiden dan kami juga di Kementerian BUMN bekerja keras bersama dengan Kementerian Kesehatan dengan Lipi, dengan Eijkman dan banyak universitas, kita coba mendapatkan vaksin yang diproduksi oleh bangsa kita sendiri," katanya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)