JAKARTA - Harga saham PT PAM Mineral Tbk melesat pada pembukaan perdagangan Jumat (9/7/2021). Pergerakan saham dengan kode emiten NICL itu menembus batas auto reject atas (ARA).
Dilihat melalui RTI, saham NICL mengalami kenaikan sebesar Rp35 atau 35,00 persen ke Rp135 per lembar saham pada hari pertama penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia.
Frekuensi perdagangan saham NICL mencapai 12 kali dengan 231.600 lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp31,27 juta. Price Earning Ratio (PER) -92,73 dan Market Cap sebesar Rp1,30 triliun.
Baca Juga: Melantai di BEI, Pemilik Tambang Nikel Raisa-BCL Incar Peluang Bisnis Mobil Listrik
Adapun, Perseroan melepas sejumlah 2 miliar saham kepada publik atau setara dengan 20,7 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan, dengan harga Rp100 per saham. Perseroan menunjuk PT Danatama Makmur Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi (Underwriter).
Dari aksi korporasi ini, Perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp200 miliar, di mana dana yang diraih Perseroan dari IPO ini setelah dikurangi biaya emisi, utamanya sekitar Rp72 miliar akan dipergunakan untuk pengembangan usaha perseroan dan anak perusahaan, IBM, yakni sebesar 30 persen untuk eksplorasi penambahan cadangan bijih nikel di area blok kerja perseroan.