JAKARTA - Pernyataan pemerintah khususnya Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan selalu menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah ucapan mengenai pengendalian Covid-19 yang disebutnya sudah dilakukan pemerintah.
Namun ternyata itu dikoreksi mengingat fakta penyebaran Covid-19 yang masih tinggi. Begini fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone terkait komentar Luhut tentang kondisi sebenarnya soal Covid-19:
1. Pandemi Covid19 Sangat Terkendali
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan kepada pihak-pihak yang menuduh kondisi Covid-19 saat ini tak terkendali. Dirinya pun mengajak pihak tersebut untuk bertemu.
Baca Juga: Menko Luhut Umumkan Perpanjangan PPKM Darurat Sore Ini
“Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali. Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya nanti, saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali. Jadi semuanya kita laksanakan,” ungkap Luhut.
Pemerintah terus melakukan sejumlah langkah untuk menekan laju penularan Covid. Mulai dari penambahan tempat tidur, vaksinasi, penambahan stok oksigen hingga pengurangan mobilitas melalui PPKM Darurat.
Baca Juga: Dagang Hanya Sampai Jam 1 Siang saat PPKM, Pedagang: Tidak Ada yang Beli
“Saya pikir dengan pelaksanaan vaksinasi, kemudian PPKM jalan secara bersamaan, obat dan oksigen, kemudian tempat tidur, saya melihat dalam 4 sampai 5 hari ke depan kita situasinya akan membaik,” katanya.
2. Pandemi Covid19 Sudah Tidak Terkendali
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi isu perpanjangan PPKM Darurat di Jawa-Bali hingga Agustus mendatang.
Luhut merespon singkat dan mengaku kasus penyebaran dari angka Covid-19 sudah tidak terkendali dan lonjakan kasus terjadi sangat cepat.
"Saya kira ini begini, kasus meroket ini sudah kita duga juga mungkin terjadi, tapi tidak kita duga secepat ini. Tapi dibalik-balik karena pemahaman kita mengenai delta varian ini juga banyak tidak paham betul, Anda sudah lihat bukan hanya kita, banyak negara lain banyak yang kena, karena ilmu kita, ilmu dunia kedokteran juga belum sampai ke sana, saya selalu tanya teman-teman dokter mengenai ini," kata Luhut.
Disamping itu, Luhut mengatakan dampak dari sisiekonomi akibat penerapan PPKM Darurat. Oleh karenanya, pemerintah akan mengamati kondisi sebelum menentukan sampai kapan PPKM Darurat akan dijalankan.
3. Skenario Terburuk
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan megatakan pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk (worst case scenario) jika penularan kasus Covid-19 terus melonjak.
Luhut mengatakan, pemerintah juga sudah menduga dan bersiap jika penyebaran kasus Covid-19 suatu hari nanti tembus ke angka 60 ribu kasus per hari.
"Sudah kita duga tapi, terus terang tidak secepat ini. Kami sekarang sudah masuk pada worst case skenario, yang sudah kami duga akan naik di atas. Kita berharap jangan lebih daripada 60 ribu kasus, karena itu nanti mesti ada perkiraan lain lagi," kata Luhut.
Luhut mengaku pemerintah terus berupaya keras agar skenario terburuk itu jangan sampai terjadi.
"Kalau kita bicara skenario terburuk untuk 60 ribu atau lebih kita masih cukup oke, kita tidak berharap sampai ke 100 ribu." paparnya.
(Feby Novalius)