Kondisi keuangan ini juga menyebabkan Garuda Indonesia Group tidak dapat memenuhi persyaratan dalam berbagai perjanjian pinjamannya pada tanggal 31 Desember 2020, dan dapat mengakibatkan permintaan pelunasan segera atas berbagai pinjaman tersebut.
Semua kondisi ini menunjukkan adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan tentang kemampuan Garuda Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.
(Feby Novalius)