JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menambah anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan) yang dipimpin Menteri Prabowo Subianto. Anggaran Kemenhan sebesar Rp133 triliun atau naik alokasi anggaran pada APBN 2021 sebesar Rp118,2 triliun.
"Presiden telah menginstruksikan kepada seluruh menteri, TNI/Polri, untuk segera melakukan akselerasi program vaksinasi. Covid-19 harus ditangani dan diatasi sebelum kita bisa bicara tentang pemulihan ekonomi yang sustainable," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (24/8/2021).
Baca Juga: Prabowo Bilang Kemandirian Industri Pertahanan Perlu Penguasaan Teknologi
Menurutnya, target 2 juta dosis vaksin per hari sangat tinggi dan tidak bisa hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan dan rumah sakit-rumah sakit. Oleh karenanya, peran TNI dan Polri sangat penting dalam mempercepatnya terutama di daerah.
"Nggak bisa hanya tenaga kesehatan, semua kita mobilisasi baik TNI, Polri dan bahkan BIN dan BKKBN. Artinya pemerintah lakukan semua dengan resource yang ada," jelasnya.
Baca Juga: Soal Pembentukan Denwalsus, Jubir Prabowo: Permintaan kepada Panglima TNI
Dengan tingginya aspek ketidakpastian sebagai dampak dari Covid-19 ini, maka pemerintah pun mengambil langkah responsif dan adaptif termasuk membuat APBN bekerja lebih keras untuk menghadapi kondisi tersebut.
"APBN harus melakukan berbagai respons terhadap kenaikan jumlah Covid-19. Untuk belanja negara tahun 2021, kita melihat semester I, peranan APBN sebagai countercyclical terlihat sekali. Sementara dari pendapatan juga menunjukkan adanya tanda-tanda pemulihan, dan juga penerimaan yang mulai masuk dalam pertumbuhan positif," ujarnya.
(Feby Novalius)