Harga Telur Anjlok Terburuk 10 Tahun Terakhir, Peternak Gigit Jari

Yunda Ariesta, Jurnalis
Kamis 09 September 2021 11:36 WIB
Harga telur anjlok (Foto: Koran Sindo)
Share :

BALI - Peternak ayam petelur di Bali kesulitan karena harga telur turun drastis. Para peternak hanya bisa pasrah melihat ribuan terai telur terancam busuk. Penurunan harga ini menjadi yang terburuk dalam 10 tahun terakhir.

Baca Juga: Harga Meroket, Puluhan Emak-Emak Rela Antre Beli Telur Pecah

“Perhitungan BEP produksi per kilonya itu gambaran kasarnya 3 kali harga pakan. Sekarang kan harga di pasar Rp14.400. BEP-nya itu kalau harga per kilo pakan kita hitung Rp6.500, ini kan Rp19.500. Rp19.500 dan Rp14.500 kan selisih Rp5.000,” ungkap I Nyoman Semadi, salah satu peternak ayam petelur di Karangasem.

Baca Juga: Anjlok Harga Telur "Pecah", Selengkapnya di iNews Siang

Kondisi ini sudah terjadi selama 2 pekan. Tak hanya merugi, kondisi ini juga memberikan dampak untuk pemasaran. Ditambah kebijakan PPKM, permintaan khususnya dari hotel dan restoran menjadi turun drastis. Hal ini dialami oleh hampir seluruh peternak ayam petelur.

Nyoman juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pemerintah. Saat harga telur naik, pemerintah dengan cepat melakukan operasi pasar. Namun, hal sebaliknya terjadi saat harga anjlok.

“Efisiensi apa lagi yang harus kami lakukan? Sudah habis, istilahnya, diurus dan rumus yang kita biasa terapkan di saat situasi seperti ini,” katanya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya