Chandra menuturkan bahwa krisis dan penderitaan hidup yang dia alami bukanlah aral yang melemahkan dirinya.
"Di saat saya mengalami titik terendah, saya pernah membenci hidup saya, saya pernah merasa minder, sehingga saya iri dengan orang-orang kaya. Di situ saya mikir serius bagaimana caranya bisa berubah," katanya.
Meskipun pernah hidup di posisi terendah, dia menyadari bahwa kesuksesan saat ini tidak berarti apa-apa jika tanpa membantu mewujudkan kesuksesan orang lain.
"Karena saya pernah hidup miskin, setelah posisi saya saat ini, arti kesuksesan bagi saya adalah bagaimana bisa membantu sukses orang lain," tukasnya.
Saat ini, Chandra dikenal sebagai pengusaha sukses di bidang perniagaan dan pengiriman uang. Aneka bisnis mulai dia dirikan seperti biro perjalanan, pertukaran uang, hingga balai latihan kerja.
Ayah dari 3 orang anak ini juga dikenal aktif membantu para pekerja migran lain untuk membangun wirausaha mandiri.
Di samping itu, dia adalah seorang investor yang turut mendorong pekerja migran lain untuk menginvestasikan sebagian gajinya di pasar modal, melalui edukasi-informatif.
(Dani Jumadil Akhir)