JAKARTA - Investasi secara online menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat Indonesia. Hanya saja perlu informasi atau edukasi terkait investasi online supaya tidak ada masyarakat yang dirugikan karena investasinya bodong atau hal negatif lainnya.
Tujuan berinvestasi tentu membantu seseorang dalam mempersiapkan kebutuhan masa depan, seperti kesehatan, pernikahan, pendidikan anak. Namun sekali lagi, sangat disayangkan dengan minimnya literasi keuangan.
Baca Juga: Terbang ke Jerman, Menteri Bahlil Pastikan Investasi Industri Smelter
Tak ayal banyak orang terjebak dalam investasi bodong atau ilegal. Pasalnya, investor pemula tak jarang mudah tergoda dengan tawaran yang besar, diiming-imingi kemudahan tanpa resiko, dan lain sebagainya.
Akhir-akhir ini makin banyak korban penipuan investasi bodong, hingga Agustus 2021 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat ada 954 domain situs web investasi yang diblokir.
Baca Juga: 3 Tips Investasi Online, Cek Legalitasnya
Menurut Perencana Keuangan dan CEO Zap Finance Prita Hapsari Ghozie, jika ingin berinvestasi jangan tergoda tawaran untung yang besar dari lembaga investasi abal-abal. Melainkan, berinvestasilah di fintech handal dan legal.
Adapun tips yang dapat dicermati dalam berinvestasi aman di fintech bagi pemula:
1. Tentukan potensi keuangan yang diharapkan, lalu sesuaikan dengan resiko yang sanggup di toleransi
2. Pastikan dana berinvestasi bukan uang biaya bulanan, pinjaman apalagi uang teman
3. Pastikan hanya berinvestasi di fintech yang legal.
(Feby Novalius)