JAKARTA - Indonesia kembali dipercaya memimpin pembahasan isupemulihan ekonomi dan kesehatan masyarakat di forum multilateral United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP).
Peran ini dijalankan oleh Duta Besar RI Bangkok dan Wakil Tetap RI untuk UNESCAP, Rachmat Budiman, Duta Besar sebagai ketua dalam Third Session of the Committee on Macroeconomic Policy, Poverty Reduction and Financing for Development (MPFD).
Baca Juga: Sri Mulyani Akui Anggaran Covid-19 Rawan Penyelewengan
Pada acara tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, prioritas pemulihan inklusif harus juga fokus pada upaya penyelamatan masyarakat dari health trap di saat pandemi, melalui strategi pemberian vaksin, pengujian, penelusuran dan pengobatan Covid-19 serta pembangunan sistem kesehatan yang andal dan efektif.
Selain itu, juga diperlukan pemberian dukungan kepada masyarakat dan keluarga miskin dengan menciptakan jaringan pengaman sosial dan pemberian subsidi pemerintah, misalnya untuk penggunaan listrik dan internet.
Baca Juga: Hari Santri 2021, Presiden Jokowi Ingin Lulusan Pondok Pesantren Jadi Pengusaha Sukses
"Dukungan terhadap UKM penting untuk memberikan akses new capital yang memerlukan kerja sama erat dengan lembaga keuangan yang didukung dengan akses terhadap teknologi digital," ujarnya, Jumat (22/10/2021).