Upaya BI Berantas Money Laundry dan Pendanaan Teroris Global

Hafid Fuad, Jurnalis
Senin 08 November 2021 20:48 WIB
Bank Indonesia dan Bank Sentral UAE melakukan kerjasama (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia dan Central Bank of the United Arab Emirates (CBUAE) menandatangani Nota Kesepahaman untuk kerja sama dalam Sistem Pembayaran dan Inovasi Keuangan Digital (SP-IKD). Kedua pihak siap berantas praktik pencucian uang dan pendanaan untuk para terorisme (APU-PPT).

Kerjasama tersebut memiliki fokus di tiga bidang utama yaitu inovasi digital layanan keuangan dan pembayaran, sistem pembayaran lintas batas termasuk sistem pembayaran ritel. Kedua negara akan melakukan kerja sama dalam model sistem keuangan konvensional dan syariah.

Baca Juga: BI Pastikan Keamanan Ekosistem Keuangan Digital RI Terjaga

Lebih jauh direncanakan akan dilakukan berbagai aktivitas seperti dialog kebijakan, pertukaran informasi, kerja sama teknis, program pengenalan fintech, working-level committee, atau kerja sama lain yang relevan oleh BI dan CBUAE.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dan Gubernur CBUAE, Khaled Mohamed Balama, serta dipertukarkan oleh kedua bank sentral pada pertemuan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dengan Wakil Presiden dan Perdana Menteri Persatuan Emirat Arab (PEA) sekaligus Ruler of Dubai, Shaikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, di Dubai PEA.

Baca Juga: Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi USD145,5 Miliar per Oktober 2021

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kerjasama dengan CBUAE sebagai upaya Bank Indonesia dalam memperluas kerja sama antara Bank Indonesia dengan mitra strategis di berbagai lokasi. Kemudian ini juga merupakan wujud kontribusi Bank Indonesia dalam mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk menjadi anggota Financial Action Task Force (FATF).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya